Pengertian dan Penjelasan Distro Linux Beserta Cara Mendapatkannya

Diposting pada
Pengertian dan Penjelasan Distro Linux Beserta Cara Mendapatkannya
5 (100%) 1 vote

Pengertian dan Penjelasan Distro Linux dan Cara Untuk Mendapatkannya

Pengertian dan Penjelasan Distro Linux : Sebelum kita belajar tentang sistem operasi linux, sebaiknya anda pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan distro linux ini, banyak yang ingin mempelajari tentang sistem operasi Linux ini, tapi sering dibingungkan dengan yang namanya Distro Linux, berikut akan saya jelaskan pengertian distro Linux.

Pengertian Distro Linux.

Distro Linux atau bisa juga disebut distribusi Linux (eng : Linux Distribution), adalah sebuah sistem operasi  yang terdiri dari berbagai koleksi software, yang juga berbasis pada atau menggunakan kernel Linux.

Serta seringkali disertai dengan sistem manajemen paket (packet management system), distro Linux adalah sebuah sistem operasi berbasi Linux.

Kesalahpahaman yang sering terjadi di masyarakat, adalah bahwa mereka mengira Linux itulah yang merupakan sistem operasi, padahal sejatinya Linux hanyalah sebuah kernel atau sebuah inti, dari sistem operasi.

Ketika kernel Linux tersebut dikemas, dengan berbagai macam software, seperti perangkat office, web browser, desktop environment, dan lain sebagainya.

Maka jadilah sebuah sistem operasi berbasis Linux, atau bisa juga kita sebut dengandistro Linux.

Baca juga: Belajar dan Mengenal Struktur Direktory Lengkap Yang Ada Pada Linux

Macam-Macam Distro Linux.

Distro Linux sendiri banyak sekali macamnya, seperti Fedora, Debian, Ubuntu, ArchLinux, OpenSuse, RedHat, dan lain-lain.

Dari beberapa distro Linux itu sendiri, terdapat juga beberapa yang bersifat free seperti Ubuntu, Debian, Fedora, OpenSuse, dan lain sebagainya.

Selain itu, ada juga distro Linux yang bersifat  komersial, untuk penggunaan enterprise  sepertil RedHat, dan Suse Linux Enterprise.

Dari sebuah distro Linux, dapat muncul atau dibuat sebuah distro Linux lain yang baru, hal ini dimungkinkan karena sifat distro Linux yang open source, sehingga source code dari distro Linux tertentu dapat diakses dan dibuatkan sebuah distro turunan-nya yang baru .

Contohnya: adalah seperti Debian yang menurunkan Ubuntu, lalu dari Ubuntu dibuat distro Linux turunan lainnya, seperti LinuxMint, elementaryOS, dan lain-lain.

Dari faktor tersebut juga, membuat saat ini terdapat ratusan atau bahkan ribuan distro Linux yang ada, diantara begitu banyak distro, Linux tersebut diciptakan dengan mengambil fokus pada keperluan atau penggunaan yang berbeda-beda saja.

Beberapa diciptakan hanya untuk fokus pada penggunaan dekstop, beberapa lainnya untuk penggunaan server, penetration testing, multimedia, dan sebagainya.

Bahkan Android sendiri merupakan salah satu distro Linux, yang fokus kepada penggunaan perangkat mobile atau smartphone, karena pada dasarnya juga menggunakan kernel Linux sebagai inti awalnya.

Banyaknya distro Linux yang beredar saat ini, ibaratkan pedang bermata dua bagi dunia Linux.

Di satu sisi menjadikan dunia Linux lebih berwarna dan bervariasi, namun di sisi lain memberikan berbagai alternative, sehingga pengguna Linux dapat memilih sistem operasi atau distro yang sesuai dengan kebutuhan mereka saja.

Namun, di sisi lain juga hal ini juga mengakibatkan, sebuah kebingungan bagi para pemula yang baru saja akan terjun ke dunia Linux.

Hal ini terkadang menimbulkan sebuah pertanyaan mendasar sendiri, (Begitu banyak pilihan distro Linux, manakah yang seharusnya saya pilih?).

Jika kalian bertanya distro manakah yang harus kalian pilih, maka jawabannya adalah terserah pada anda, karena pada dasarnya setiap distro Linux memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

beberapa orang mungkin menyukai distro tertentu, beberapa yang mungkin juga tidak menyukainnya, semua itu tergantung pada kebutuhan dan juga selera kalian ingin menggunakan yang mana.

Jika anda merupakan pengguna desktop, mungkin anda bisa mempertimbangkan Ubuntu atau LinuxMint yang cocok bagi pemula, atau juga anda bisa memilih server yang lain seperti Fedora atau OpenSuse.

Namun jika anda menginginkan sebuah sistem yang stabil, dalam server ataupun desktop, anda bisa mencoba Debian atau CentOS.

Anda sendiri dapat mencari referensi mengenai berbagai distro Linux yang ada di distrowatch.com, Sekali lagi, semua tergantung pada selera dan kebutuhan anda masing-masing.

Baca juga: Mengetahui Perbedaan Sistem Operasi Yang Ada Pada Linux dan Windows

Cara Mendapatkan Distro Linux.

Distro linux ada yang gratis dan berbayar, jika kalian ingin mendapatkan dan menggunakan distro linux, anda dapat mengunduh atau mendownloadnya melalui situs distributor bersangkutan atau dapat membelinya dari penjual lokal.

1.Menginstall CD.

Distro Linux yang sudah di download, jika akan dipergunakan harus diinstall terlebih dahulu, penginstallan distro CD ini memiliki kelebihan yang lebih banyak lagi dibanding menggunakan Live CD.

Akan tetapi bisa lebih cocok lagi, jika digunakan oleh orang yang sudah benar benar paham mengenai distro tersebut, jika sudah memahami distro tersebut, maka akan mudah mengoperasikannya ke dalam komputer.

2.Menggunakannya dalam Bentuk Live CD.

Distro Live CD ini memiliki fungsi yang sama, dan tidak kalah bermanfaatnya dengan distro yang terinstall.

Dengan menggunakan Live CD, Sistem Operasi lama di computer kalian tidak akan hilang, Live CD ini juga sering dipergunakan untuk Demo Linux, metode pembelajaran ataupun juga rescue CD.

Linux Live CD hanya memiliki tempat pada RAM, sehingga ketika komputer di restart, semua isi RAM akan dikosongkan.

Hal ini menyebabkan Linux Live CD, harus diinstalasi ulang agar semua perangkat hardware yang dimiliki pengguna, dapat terdeteksi oleh komputer dengan lebih baik .

Kelemahan lain dari Linux Live CD, juga terdapat di dalam kinerjanya yang tidak bisa beroprasi secara maksimal.

Mengapa tidak bisa maksimal ?, hal ini dikarenakan kecepatan pada komputer dalam mengakses CD-ROM lebih lambat , apabila dibandingkan dengan kecepatan untuk mengakses sebuah harddisk.

Baca juga: Cara Mudah dan Lengkap Untuk Menginstal Linux Ubuntu Pada Komputer

Tujuan Distro Linux.

Tujuan pembuatan distro dibedakan menjadi 2, yaitu :

1.Komersial.

Di dalam distro ini, diperlukan pembayaran secara khusus, agar kita dapat menggunakan distro tersebut.

2.Non Komersial.

Distro pribadi yang telah dikembangkan secara individu atau organisasi, yang kemudian bebas digunakan secara gratis oleh siapa saja.

Sekian artikel kali ini tentang Pengertian dan Penjelasan Distro Linux dan Cara Untuk Mendapatkannya, semoga dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca,sampai bertemu pada post selanjut nya sob,.

Gambar Gravatar
Welcome to My Artikel Newbie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.